Webometrics secara resmi kembali merilis daftar perguran tinggi paling banyak disitasi di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Perangkingan ini diperoleh dengan cara melihat berapa jumlah sitasi (kutipan) terhadap karya ilmiah dosen di sebuah perguruan tinggi.
Setiap dosen pertama kali harus memiliki akun di google scholar, kemudian mengupdate data karya ilmiahnya secara online. Google scholar kemudian akan menghitung secara otomatis jumlah sitasi terhadap seluruh karya ilmiah dosen tersebut.
Dalam pemeringkatan Google Scholar Citation (GSC) versi bulan Juli tahun 2019 ini, terdapat kurang lebih 155 perguruan tinggi Indonesia. Perguruan tinggi tersebut adalah tempat afiliasi dimana seorang dosen mendaftar di google scholar. Berikut ini adalah 10 perguruan tinggi Indonesia yang paling banyak disitasi versi GSC:
1. Universitas Gadjah Mada (UGM), jumlah sitasi 175609
2. Universitas Indonesia (UI), jumlah sitasi 136774
3. Institut Teknologi Bandung (ITB), jumlah sitasi 97511
4. Institut Pertanian Bogor (IPB), jumlah sitasi 90167
5. Universitas Brawijaya (UNBRAW), jumlah sitasi 55890
6. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), jumlah sitasi 55580
7. Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), jumlah sitasi 48141
8. Universitas Airlangga (UNAIR), jumlah sitasi 47309
9. Universitas Sumatera Utara (USU), jumlah 36355
10.Universitas Negeri Malang (UM), jumlah 36218
Pemeringkatan GSC ini dilakukan dengan cara mengumpulkan 100 besar akun dosen dari masing-masing perguruan tinggi. 5 akun teratas kemudian akan dibuang atau tidak diperhitungkan. Hal ini bertujuan agar menghindari terkumpulnya sitasi pada 5 akun dengan kutipan terbanyak tersebut. Alhasil, jumlah sitasi seperti yang nampak dalam kolom 3 di atas, merupakan jumlah sitasi dari 95 akun dosen
0 Comments